PLN Enjiniring Dorong Anak Anak Mengenal Teknologi Energi dan Keselamatan Listrik Melalui Program Ramadan
Jakarta – Menyambut Ramadhan, PLN Enjiniring melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) mengadakan Sosialisasi Kelistrikan di TK Mawaddah pada Rabu, 18 Februari 2026. Kegiatan bertajuk Edukasi Dasar Ketenagalistrikan bagi Anak ini merupakan bagian dari Program KBS Ceria yang diluncurkan pada Desember 2025. Inisiatif ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menanamkan pemahaman tentang keselamatan dan penggunaan listrik yang aman sejak usia dini, khususnya di Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, sebagai wilayah operasional utama perusahaan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan penguatan kapasitas Karang Taruna setempat agar dapat berperan sebagai agen sosial dalam meningkatkan literasi anak usia dini. Selanjutnya, dilakukan sosialisasi kelistrikan untuk anak-anak di lingkungan sekitar sebagai bentuk edukasi keselamatan listrik sejak dini, terutama menjelang Ramadhan saat aktivitas masyarakat meningkat. Program ini mendapatkan sambutan positif dari Ketua RW dan warga karena dianggap bermanfaat dan relevan bagi kehidupan sehari-hari.
Acara dibuka oleh Ketua RW 08 Kelurahan Kota Bambu Selatan, Beni Kurniawan, yang menyampaikan apresiasi kepada PLN Enjiniring atas inisiatif edukasi ini. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dan pengajar dalam memastikan keamanan aktivitas anak di rumah maupun di sekolah, terutama saat Ramadhan. “Kami menghargai PLN Enjiniring yang telah memberikan edukasi keselamatan listrik bagi anak-anak serta memberikan pemahaman bagi orang tua dan guru. Dengan keterlibatan semua pihak, diharapkan pesan keselamatan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan,” ujar Beni.
Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Perusahaan PLN Enjiniring, Anita Widyiastuti, diikuti sesi sosialisasi oleh Pitasari Lisiani, perwakilan Srikandi sekaligus Vice President Keuangan PLN Enjiniring. Ia menyampaikan edukasi kelistrikan secara menyeluruh, mulai dari pengenalan asal-usul listrik hingga potensi bahayanya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya menjelang Ramadhan yang identik dengan meningkatnya penggunaan peralatan listrik di rumah.
Direktur Utama PLN Enjiniring, Chairani Rachmatullah, menegaskan bahwa kegiatan TJSL ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk aktif memberdayakan masyarakat sekitar. “Melalui program ini, PLN Enjiniring hadir dan tumbuh bersama masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga menunjukkan kepedulian perusahaan dalam memperkuat peran pendidikan dan keluarga sebagai fondasi perilaku aman dan bertanggung jawab, terutama saat menyambut Ramadhan,” ujar Chairani.
Sebelumnya, PLN Enjiniring telah melaksanakan berbagai kegiatan Program KBS Ceria yang fokus pada peningkatan kualitas tumbuh kembang anak dan pemberdayaan masyarakat. Sejak peluncuran Desember 2025, perusahaan telah menyalurkan buku bacaan, vitamin, makanan tambahan, alat tulis, kegiatan literasi, dan lomba kreativitas anak. Program PMT dilaksanakan secara berkelanjutan hingga Maret 2026. Selain itu, edukasi parenting juga diberikan kepada orang tua mengenai pendampingan tumbuh kembang anak, pemenuhan gizi, dan penguatan peran keluarga sebagai persiapan menyambut Ramadhan secara sehat dan aman.
Melalui TJSL, PLN Enjiniring menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan literasi anak, memberdayakan masyarakat, dan memperkuat peran karyawan dalam kegiatan sosial, khususnya dalam menyambut Ramadhan dengan semangat edukasi dan keselamatan.