Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar Resmi Dibuka, 233 Atlet Muda Sulsel Berebut Tiket Karantina ke Kudus
MAKASSAR — GOR Dafest berubah menjadi arena pertarungan bagi para pebulutangkis muda Sulawesi Selatan. Sebanyak 233 peserta dari berbagai daerah di Sulsel mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026 yang dibuka pagi ini. Mereka akan memperebutkan Super Tiket untuk menjalani tahap karantina di markas PB Djarum, Kudus.
Antusiasme tidak hanya datang dari para peserta yang tampil di lapangan, tetapi juga dari jajaran pengurus bulutangkis daerah. Warsinggih, Ketua Pengprov PBSI Sulsel, secara langsung menyaksikan jalannya seleksi tahap awal.
Program Khusus PBSI Sulsel untuk Menjerat Talenta Muda
Warsinggih menegaskan bahwa Makassar menyimpan banyak talenta berbakat yang selama ini belum tergarap maksimal. Menurutnya, keterbatasan jam terbang dan kompetisi menjadi hambatan utama bagi atlet Sulsel untuk menembus level nasional.
"Saya atas nama Ketua Pengprov PBSI Sulsel mengucapkan terima kasih karena Makassar dipilih menjadi kota audisi PB Djarum. Saya harapkan setiap tahunnya bisa digelar di Makassar, karena bibit di Sulsel sebetulnya banyak, Cuma memang keterbatasan untuk bersaing dengan atlet-atlet di pulau Jawa yang menjadi hambatan," papar Warsinggih.
Untuk menjawab tantangan itu, PBSI Sulsel tidak tinggal diam. Organisasi ini tengah menyiapkan program pembinaan yang menyentuh level akar rumput hingga sekolah dasar.
"Di Makassar sendiri bulutangkis mulai menggeliat dan kami usahakan setiap 3 bulan selalu ada event untuk mencari bibit lewat turnamen-turnamen lokal," jelas Warsinggih.
Langkah lebih agresif pun disiapkan. PBSI Sulsel berencana menggandeng Dinas Pendidikan untuk memperkenalkan olahraga tepok bulu ini secara masif ke sekolah-sekolah dasar di seluruh Sulsel.
"Saya punya program yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Sulsel membuat acara baksos dan pengenalan bulutangkis ke seluruh Sekolah Dasar (SD) di Sulsel. Harapannya ada terjaring bibit-bibit muda yang dari daerah untuk menekuni bulutangkis dan suatu saat nanti jadi atlet bulutangkis hebat," pungkasnya.
Skema Seleksi Dua Tahap dan Kategori Usia
Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar mempertandingkan tiga kelompok umur, yakni U-11, KU-11, dan KU-12. Seleksi dibagi dalam dua babak, dimulai dari tahap screening yang menggunakan sistem 21 poin.
Pada tahap screening, peserta akan dipertandingkan berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia. Kelolosan ditentukan langsung dari hasil menang-kalah di lapangan, tanpa ada penilaian subjektif.
Peserta yang bertahan kemudian melaju ke babak turnamen dengan sistem gugur. Atlet putra akan memulai perjuangan dari babak 64 besar, sementara atlet putri langsung bertanding di babak 32 besar.
Hanya satu nama dari setiap kategori yang berhak membawa pulang Super Tiket menuju tahap karantina di Kudus. Kepastian itu hanya bisa diraih dengan memenangkan pertandingan final di GOR Dafest.