PPP Sulsel Serahkan SK Kepengurusan ke 14 DPC, Delapan Daerah Ditahan untuk Strategi "Faktor X"

Ketua DPW PPP Sulsel Ilham Ari Fauzi A. Uskara memberikan arahan dalam Rakorwil di Hotel Melia Makassar, Jumat (7/8/2026).
Penulis: Zahra
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:10:31 WIB

MAKASSAR — Proses kaderisasi internal PPP Sulsel memasuki babak baru. Dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Hotel Melia Makassar, Jumat (7/8/2026), partai berlambang Ka'bah itu resmi menyerahkan SK kepada pengurus DPC dari 14 daerah. Namun, Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi A. Uskara, mengungkapkan bahwa delapan DPC lainnya justru sengaja tidak diumumkan.

Delapan daerah yang belum menerima SK tersebut adalah Gowa, Makassar, Sinjai, Pinrang, Palopo, Bone, Luwu, dan Enrekang. Ilham menyebut penundaan ini bukan karena konflik internal, melainkan bagian dari perhitungan politik jangka panjang.

Alasan Delapan DPC Ditahan: Disiapkan Jadi "Faktor X"

Ilham menjelaskan, komposisi kepengurusan di delapan wilayah itu masih dimatangkan. Ia bahkan menyebut daerah-daerah tersebut berpotensi menjadi kejutan elektoral bagi PPP.

"Delapan daerah ini kami simpan karena berpotensi menjadi faktor X PPP. Ada hal-hal menarik yang sedang kami siapkan. Mungkin dalam waktu dekat baru kami spill delapan daerah itu," kata Ilham dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).

Targetnya, seluruh proses finalisasi kepengurusan di delapan DPC tersebut akan dirampungkan pada Agustus 2026. Sebelum itu, DPW masih melakukan pematangan terhadap susunan ketua dan sekretaris agar komposisinya dinilai tepat.

14 DPC Resmi Dilantik, Target Utama Perkuat Struktur hingga Ranting

Adapun 14 DPC yang telah menerima SK kepengurusan meliputi Barru, Bulukumba, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Pangkep, Sidrap, Soppeng, Takalar, Tana Toraja, Toraja Utara, Wajo, serta Kota Parepare.

Dalam Rakorwil tersebut, para ketua dan sekretaris DPC juga menerima arahan langsung terkait konsolidasi organisasi. Ilham menegaskan bahwa tugas utama pengurus baru adalah memperkokoh struktur partai hingga tingkat PAC dan ranting.

"Arahan yang paling utama tentu memperkokoh struktur yang sudah ada hingga tingkat ranting. Kader yang kurang maksimal harus segera diganti karena tantangan kita ke depan adalah verifikasi faktual. Jadi struktur harus benar-benar kuat," ujarnya.

Kader Baru Bergelar Doktor dan Lulusan Luar Negeri

Ilham turut menyoroti latar belakang para pengurus baru. Dari 14 ketua DPC yang dilantik, terdapat dua orang lulusan luar negeri, tiga ketua perempuan, serta lima ketua yang menyandang gelar doktor.

"Ini menunjukkan PPP memberi ruang bagi kader-kader terbaik dengan latar belakang pendidikan maupun keterwakilan perempuan," jelas Ilham.

Target Politik: Perkuat Posisi di Kabupaten/Kota

Soal target politik, Ilham menegaskan PPP tidak lagi hanya mengejar posisi pimpinan DPRD di kabupaten/kota. Pengalaman meraih kursi pimpinan di tingkat provinsi membuat partai tersebut kini fokus memperkuat posisi di level bawah.

"Kalau soal target, PPP sudah melewati tahap itu. Di tingkat provinsi kita sudah mendapatkan kursi pimpinan, jadi sekarang fokus kami memperkuat posisi di kabupaten dan kota," terangnya.

Soal Kader Pindah Partai: Silaturahmi Tetap Jaga

Menanggapi dinamika perpindahan kader ke partai politik lain, Ilham menganggapnya sebagai hal yang wajar. Termasuk ketika ada kader yang sebelumnya aktif di PPP kemudian menjadi kepala daerah.

"Kalau merasa kehilangan tentu ada, tetapi silaturahmi tetap terjaga. Yang terpenting kami terus memberikan ruang dan motivasi kepada kader agar tetap nyaman berjuang di PPP," pungkasnya.

Reporter: Zahra