MAKASSAR — Ketua Panitia Pilrek UNM Prof Andi Muhammad Idkhan menyatakan lima bakal calon telah menyerahkan berkas pendaftaran di Menara Pinisi UNM, Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan. Berkas diterima panitia sejak pendaftaran dibuka hingga Rabu.
Lima nama yang sudah mendaftar adalah Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr Arifin Manggau dari Fakultas Seni dan Desain UNM sebagai pendaftar pertama. Menyusul mantan Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNM periode 2012-2016 Prof Eko Hadi Sujiono.
Berikutnya Prof Sukardi Weda, dosen Fakultas Bahasa; Prof Hj Andi Aslinda yang kini menjabat Wakil Rektor I Bidang Akademik; dan Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNM Prof Suwardi Annas.
Satu Pendaftar Lagi Dikonfirmasi Menyusul
Idkhan menyebut masih ada satu bakal calon yang akan mendaftar pada Kamis (8/10), yakni mantan Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Prof Hj Hasmyati. Dengan demikian total pendaftar berpotensi menjadi enam orang.
"Sudah terkonfirmasi, rencana besok mendaftar. Jadi ada enam bakal calon yang mendaftar. Batas akhir pendaftaran hari Jumat ini. Kalau kita lihat jumlah pendaftar enam orang, maka tidak ada perpanjangan, karena sudah memenuhi kriteria," tutur Idkhan saat konferensi pers.
Direktur Pascasarjana UNM itu menegaskan batas akhir pendaftaran dan penyerahan berkas pada 9 Oktober 2026 dan tidak diperpanjang. Seluruh bakal calon yang mendaftar merupakan orang terpilih dari internal UNM, belum ada pihak eksternal yang mencalonkan diri.
"Semua bakal calon yang mendaftar ini adalah orang-orang internal UNM, mereka berpengalaman serta memiliki integritas tinggi dan mendedikasikan dirinya di kampus. Mereka inilah orang-orang terpilih dan sudah mumpuni," paparnya.
Suwardi Klaim Kantongi 30 Persen Suara
Bakal calon rektor Prof Suwardi Annas menyerahkan berkas kepada 11 orang panitia pelaksana di Gedung Pinisi pada hari yang sama. Ia menyatakan keputusannya maju sudah bulat untuk menjadikan UNM lebih baik dan melanjutkan estafet kepemimpinan sebelumnya.
Menurut Suwardi, UNM memiliki sejarah panjang selama 65 tahun sejak didirikan. Alasannya maju adalah meningkatkan kualitas kampus, mulai dari SDM dosen, aset, program studi, pertumbuhan jumlah mahasiswa, hingga peningkatan hasil riset dan inovasi terbaru.
"Kalau saya diberi amanah menjadi rektor UNM, maka saya berusaha semaksimal mungkin mensinergikan semua potensi yang ada untuk mewujukan UNM semakin maju, berkarakter, bereputasi internasional, tentunya tetap berakar pada kearifan lokal," ujarnya.
Saat mendaftar, Suwardi diantar lima dekan yang tergabung dalam timnya dan sejumlah guru besar. Ketua Nahdlatul Ulama Sulsel Prof KH Hamzah Harun Al-Rasyid turut mendampingi. Ia mengklaim sudah mendapat dukungan 30 persen suara dari 64 pemilik suara di Pilrek UNM.
Jadwal Pemilihan 17 Desember 2026
Pilrek UNM periode 2027-2031 dijadwalkan digelar pada 17 Desember 2026. Sebanyak 64 pemilik suara akan menentukan rektor definitif menggantikan kepemimpinan sebelumnya.
Panitia menutup pendaftaran Jumat (9/10) dan tidak membuka perpanjangan. Tahapan selanjutnya adalah verifikasi berkas keenam bakal calon sebelum penetapan daftar calon resmi.