Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Bonus Pemerintah Masih Ditunggu Usai Prabowo Serahkan ke PSSI
JAKARTA — Kemenangan Indonesia atas Thailand memastikan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 dibawa pulang ke Tanah Air. Laga final berjalan hingga babak tambahan dan adu penalti sebelum skuad Garuda memastikan gelar juara.
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung pertandingan di SUGBK. Usai laga, ia mendapat pertanyaan soal bonus untuk pemain dan pelatih.
"Ya, itu diatur oleh Ketua Umum PSSI," kata Prabowo.
Jawaban Prabowo soal Bonus: Diserahkan ke Erick Thohir
Pengaturan bonus diserahkan kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Besaran dan waktu pemberiannya belum diumumkan secara resmi.
Bonus pemerintah berbeda dengan hadiah turnamen. Hadiah merupakan bagian dari ketentuan kompetisi, sedangkan bonus pemerintah adalah bentuk apresiasi atas prestasi Timnas Indonesia.
Angka hadiah juara yang beredar di sejumlah pemberitaan tidak bisa langsung dianggap sebagai nominal bonus pemerintah. Hingga kini, besaran bonus untuk pemain dan tim pelatih belum dipastikan.
Jalan Indonesia Juara: Gol Menit 116 dan Drama Adu Penalti
Indonesia memastikan gelar setelah mengalahkan Thailand 4-2 melalui adu penalti. Skor 2-2 bertahan hingga akhir babak tambahan setelah Thailand sempat unggul 2-1.
Indonesia menyamakan kedudukan melalui Elkan Baggott pada menit ke-116. Gol tersebut berawal dari umpan tarik Rizky Ridho yang kemudian dimanfaatkan Baggott.
Setelah pertandingan berakhir 2-2, Indonesia tampil lebih tenang dalam adu penalti dan menang 4-2. Trofi pun akhirnya menjadi milik Garuda.
Perjuangan 120 Menit Jadi Alasan Bonus Dinilai Layak
Perjuangan di final menjadi salah satu alasan bonus pemerintah kembali menjadi sorotan. Pemain harus bertahan hingga menit terakhir, sementara tim pelatih menjaga permainan sampai laga ditentukan dari titik putih.
Bagi pencinta sepak bola Indonesia, bonus dinilai layak diberikan sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan skuad Garuda.
"Menurut saya pemerintah perlu kasih bonus. Mereka sudah berjuang sampai Indonesia juara, bahkan di final harus sampai 120 menit dan adu penalti. Sebagai pencinta sepak bola, saya rasa apresiasinya jangan cuma ucapan selamat. Pemain dan pelatih layak dapat penghargaan yang nyata. Soal jumlahnya, pemerintah dan PSSI bisa menentukan yang paling pantas. Yang penting jangan sekadar simbolis dan harus sebanding dengan prestasi mereka," ujarnya.
Keputusan Nominal dan Mekanisme Kini di Tangan PSSI
Prabowo sudah memberikan jawaban bahwa bonus akan diatur oleh PSSI. Keputusan mengenai nominal dan mekanisme pembagiannya berada di tangan federasi.
Trofi sudah dibawa pulang. Penghargaan untuk mereka yang memperjuangkannya kini menunggu kepastian dari PSSI dan pemerintah.